Home » Online Training – Akuntansi Imbalan Kerja Sesuai dengan PSAK 24 dan Undang Undang Ketenagakerjaan
Online Training – Akuntansi Imbalan Kerja Sesuai dengan PSAK 24 dan Undang Undang Ketenagakerjaan
June 24, 2026
Jadwal Pelatihan Online Training – Akuntansi Imbalan Kerja Sesuai dengan PSAK 24 dan Undang Undang Ketenagakerjaan
| Tanggal | Tempat | Kota | | 30 Juni 2026 - 01 Juli 2026 | - | - |
Akuntansi Imbalan Kerja Sesuai dengan PSAK 24 dan Undang Undang Ketenagakerjaan
DESKRIPSI Akuntansi Imbalan Kerja Sesuai dengan PSAK 24 dan Undang Undang Ketenagakerjaan
Imbalan kerja merupakan salah satu komponen penting dalam laporan keuangan perusahaan yang memerlukan perlakuan akuntansi khusus. PSAK 24 mengatur pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan seluruh bentuk imbalan kerja, termasuk gaji, bonus, cuti, pesangon, program pensiun, dan imbalan pascakerja lainnya. Di sisi lain, perusahaan juga harus memperhatikan ketentuan perundang-undangan ketenagakerjaan yang mengatur hak-hak pekerja terkait kompensasi dan manfaat kerja.
Pelatihan ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai penerapan PSAK 24, perhitungan kewajiban imbalan kerja, metode aktuaria, serta keterkaitannya dengan ketentuan ketenagakerjaan. Peserta akan memperoleh keterampilan dalam menghitung, mencatat, dan menyajikan kewajiban imbalan kerja secara tepat sesuai standar akuntansi dan regulasi yang berlaku.
TUJUAN Akuntansi Imbalan Kerja Sesuai dengan PSAK 24 dan Undang Undang Ketenagakerjaan
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Memahami konsep dan ruang lingkup imbalan kerja berdasarkan PSAK 24.
- Mengidentifikasi jenis-jenis imbalan kerja yang diberikan perusahaan.
- Menghitung kewajiban imbalan kerja jangka pendek dan jangka panjang.
- Memahami metode pengukuran kewajiban imbalan pascakerja.
- Menerapkan perlakuan akuntansi atas program pensiun dan pesangon.
- Menyusun jurnal dan laporan keuangan terkait imbalan kerja.
- Memahami hubungan antara PSAK 24 dan ketentuan ketenagakerjaan.
- Mengidentifikasi dampak imbalan kerja terhadap laporan keuangan perusahaan.
- Konsep Dasar Imbalan Kerja
- Pengertian imbalan kerja
- Tujuan dan ruang lingkup PSAK 24
- Definisi kewajiban dan beban imbalan kerja
- Perkembangan standar akuntansi imbalan kerja
- Hubungan akuntansi dan regulasi ketenagakerjaan
- Jenis-Jenis Imbalan Kerja
- Imbalan kerja jangka pendek
- Imbalan pascakerja
- Imbalan kerja jangka panjang lainnya
- Pesangon dan terminasi kerja
- Program pensiun dan manfaat lainnya
- Regulasi Ketenagakerjaan Terkait Imbalan Kerja
- Hak dan kewajiban pekerja serta perusahaan
- Komponen kompensasi dan manfaat karyawan
- Uang pesangon
- Uang penghargaan masa kerja
- Uang penggantian hak
- Ketentuan pemutusan hubungan kerja (PHK)
- Dampak perubahan regulasi terhadap kewajiban perusahaan
- Akuntansi Imbalan Kerja Jangka Pendek
- Gaji dan upah
- Tunjangan tetap dan tidak tetap
- Bonus dan insentif
- Cuti tahunan dan cuti berbayar
- Pengakuan dan pengukuran beban
- Penyusunan jurnal akuntansi
- Imbalan Pascakerja
- Program iuran pasti (Defined Contribution Plan)
- Program manfaat pasti (Defined Benefit Plan)
- Karakteristik masing-masing program
- Pengakuan dan pengukuran kewajiban
- Peran aktuaria dalam perhitungan kewajiban
- Metode Aktuaria dalam PSAK 24
- Dasar-dasar aktuaria
- Projected Unit Credit Method
- Asumsi aktuaria
- Tingkat diskonto
- Tingkat kenaikan gaji
- Tingkat mortalitas dan turnover karyawan
- Sensitivitas asumsi aktuaria
- Pengukuran dan Perhitungan Kewajiban Imbalan Kerja
- Present Value of Defined Benefit Obligation (PVDBO)
- Current Service Cost
- Interest Cost
- Past Service Cost
- Actuarial Gain and Loss
- Rekonsiliasi kewajiban imbalan kerja
- Akuntansi Pesangon dan Terminasi
- Pengakuan kewajiban terminasi
- Pengukuran manfaat terminasi
- Restrukturisasi dan PHK massal
- Penyajian dalam laporan keuangan
- Studi kasus terminasi karyawan
- Penyajian dan Pengungkapan PSAK 24
- Penyajian dalam laporan posisi keuangan
- Penyajian pada laporan laba rugi
- Penghasilan komprehensif lain (OCI)
- Pengungkapan aktuaria
- Catatan atas laporan keuangan
- Dampak Pajak atas Imbalan Kerja
- PPh Pasal 21
- Pajak atas pesangon
- Pajak atas program pensiun
- Rekonsiliasi fiskal imbalan kerja
- Perbedaan perlakuan komersial dan fiskal
- Audit dan Evaluasi Kewajiban Imbalan Kerja
- Pemeriksaan auditor eksternal
- Dokumentasi pendukung
- Temuan audit yang sering terjadi
- Analisis laporan aktuaria
- Best practice pengelolaan kewajiban imbalan kerja