Home » Teknik Investigasi dan Upaya Tindak Lanjut Hasil Uji Profisiensi
Teknik Investigasi dan Upaya Tindak Lanjut Hasil Uji Profisiensi
March 12, 2026
Jadwal Pelatihan Teknik Investigasi dan Upaya Tindak Lanjut Hasil Uji Profisiensi
| Tanggal | Tempat | Kota | | 28 - 30 April 2026 | Loman Park Hotel | Yogyakarta |
| 21 - 23 April 2026 | Loman Park Hotel | Yogyakarta |
| 14 - 16 April 2026 | Loman Park Hotel | Yogyakarta |
| 07 - 09 April 2026 | Loman Park Hotel | Yogyakarta |
| 31 Maret 2026 - 02 April 2026 | Loman Park Hotel | Yogyakarta |
Teknik Investigasi dan Upaya Tindak Lanjut Hasil Uji Profisiensi
PENDAHULUAN Training Teknik Investigasi dan Upaya Tindak Lanjut Hasil Uji Profisiensi
Uji Profisiensi (UP) merupakan salah satu alat kendali mutu eksternal yang sangat vital bagi laboratorium untuk membuktikan kompetensi teknisnya. Namun, mendapatkan hasil “Outlier” atau “Tidak Memuaskan” (Unsatisfactory) adalah tantangan yang sering dihadapi. Kegagalan dalam merespons hasil UP bukan hanya berisiko terhadap status akreditasi, tetapi juga menunjukkan adanya potensi masalah sistemik dalam proses pengujian.
Investigasi yang efektif tidak boleh hanya berhenti pada “kesalahan personel”, melainkan harus mampu menyentuh akar permasalahan (Root Cause). Pelatihan ini dirancang untuk membekali personel laboratorium dengan metodologi investigasi yang komprehensif, mulai dari identifikasi sumber kesalahan hingga pelaksanaan tindakan korektif yang efektif guna mencegah keberulangan masalah.
TUJUAN Training Teknik Investigasi dan Upaya Tindak Lanjut Hasil Uji Profisiensi
- Memahami statistik dasar dalam laporan Uji Profisiensi
- Melakukan tahapan investigasi secara sistematis saat menerima hasil UP yang tidak memuaskan.
- Menggunakan perangkat analisis akar masalah (Root Cause Analysis) seperti Fishbone Diagram dan 5 Whys.
- Menyusun rencana tindakan korektif dan melakukan verifikasi efektivitas tindak lanjut.
- Memenuhi persyaratan ISO/IEC 17025 terkait evaluasi partisipasi uji profisiensi.
1. Evaluasi dan Interpretasi Laporan Uji Profisiensi
- Pemahaman Parameter Statistik: Nilai Penetapan (Assigned Value) dan Standar Deviasi UP.
- Interpretasi Skor Kinerja: Membedakan hasil Satisfactory, Questionable, dan Unsatisfactory.
- Analisis tren hasil UP dari waktu ke waktu (analisis historis).
2. Prosedur Investigasi Ketidaksesuaian Hasil
- Langkah awal: Verifikasi integritas data dan kesalahan transkripsi/input.
- Evaluasi teknis pra-analitik: Penanganan sampel, stabilitas, dan preparasi.
- Evaluasi teknis analitik: Kalibrasi instrumen, akurasi pemipetan, dan kondisi lingkungan.
- Evaluasi teknis pasca-analitik: Perhitungan rumus dan penggunaan faktor pengenceran.
3. Metodologi Root Cause Analysis (RCA)
- Penerapan Diagram Tulang Ikan (Fishbone/Ishikawa) pada parameter laboratorium.
- Teknik 5 Whys untuk menemukan penyebab mendalam.
- Analisis faktor Manusia, Metode, Mesin, Material, dan Lingkungan (4M+1L).
4. Upaya Tindak Lanjut dan Tindakan Korektif
- Pendekatan “Corrective Action” vs “Correction”.
- Melakukan pengujian ulang (re-testing) sampel UP atau sampel kontrol.
- Penggunaan Bahan Acuan Bersertifikat (CRM) untuk verifikasi perbaikan.
5. Dokumentasi dan Pelaporan kepada Badan Akreditasi
- Cara menyusun laporan investigasi hasil UP yang akuntabel.
- Bukti pendukung tindak lanjut (rekaman kalibrasi, pelatihan ulang, dll).
- Penutupan kasus investigasi dan pemantauan efektivitas jangka panjang.