| Tanggal | Tempat | Kota |
|---|---|---|
| 09 - 10 Juli 2026 | - | Jakarta |
| 09 - 10 Juli 2026 | - | Online |
Keamanan pangan saat ini tidak hanya menghadapi risiko yang berasal dari bahaya yang terjadi secara tidak disengaja (unintentional hazards), tetapi juga ancaman yang dilakukan secara sengaja (intentional adulteration). Ancaman tersebut dapat berupa sabotase, kontaminasi yang disengaja, pencurian, pemalsuan bahan baku, manipulasi label, hingga pemalsuan dokumen untuk memperoleh keuntungan ekonomi.
Standar Sistem Manajemen Keamanan Pangan seperti FSSC 22000, BRCGS, dan skema yang diakui oleh GFSI telah mensyaratkan organisasi untuk memiliki sistem pengendalian terhadap ancaman (Food Defense) dan kecurangan pangan (Food Fraud). Pendekatan yang digunakan adalah Threat Assessment Critical Control Point (TACCP) untuk mengelola ancaman yang disengaja serta Vulnerability Assessment Critical Control Point (VACCP) untuk mengidentifikasi dan mengendalikan kerentanan terhadap kecurangan pangan.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai konsep, metode analisis, penyusunan dokumen, serta implementasi TACCP dan VACCP sehingga organisasi mampu meningkatkan perlindungan terhadap produk, proses, dan rantai pasok pangan.
Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:
1. Dasar Sistem Manajemen Keamanan Pangan
2. Konsep Intentional Hazard
3. Food Defense (TACCP)
4. Food Fraud (VACCP)
5. Mitigasi Food Fraud
6. Penyusunan Dokumen TACCP & VACCP
7. Implementasi sistem TACCP & VACCP di perusahaan
Data Materi Training | |
| Topik Training | : Food Defense (TACCP) & Food Fraud (VACCP) |
| Link | |
| *Jumlah Peserta | |
| *Nama Peserta Yang Didaftarkan | |
Personal Data | |
| *Nama | |
| *Jabatan | |
| *Nama Perusahaan | |
| *Alamat Perusahaan | |
| *Email Perusahaan | |
| *Email Alternatif | |
| *Telepon Kantor | |
| Ekstensi | |
| *Handphone | |
| * Harus di isi | |
![]() | |
Silahkan isi form berikut sebelum melakukan chat