| Tanggal | Tempat | Kota |
|---|---|---|
| 17 - 18 Juni 2026 | - | Jakarta |
Industri makanan dan minuman memiliki tanggung jawab penting dalam menghasilkan produk yang aman, berkualitas, dan sesuai dengan persyaratan regulasi. Salah satu tantangan utama dalam industri ini adalah risiko kontaminasi yang dapat terjadi pada setiap tahapan proses, mulai dari penerimaan bahan baku, produksi, pengemasan, penyimpanan, hingga distribusi produk. Kontaminasi dapat berasal dari aspek biologis, kimia, fisik, maupun alergen yang berpotensi menyebabkan penurunan mutu produk, foodborne illness, product recall, hingga kerugian reputasi perusahaan.
Peningkatan standar keamanan pangan global menuntut perusahaan untuk memiliki sistem pengendalian kontaminasi yang efektif melalui penerapan Good Manufacturing Practices (GMP), Good Hygiene Practices (GHP), Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), sanitation management, environmental monitoring, serta budaya food safety yang kuat. Pengendalian kontaminasi yang optimal tidak hanya berfokus pada fasilitas dan peralatan, tetapi juga pada kompetensi SDM, prosedur operasional, serta pengawasan proses produksi secara konsisten.
Namun dalam implementasinya, masih banyak perusahaan menghadapi tantangan dalam identifikasi sumber kontaminasi, pengendalian area produksi, sanitasi peralatan, personal hygiene, allergen management, serta monitoring lingkungan produksi. Oleh karena itu diperlukan peningkatan kompetensi bagi personel industri pangan agar mampu menerapkan strategi pengendalian kontaminasi secara efektif.
Data Materi Training | |
| Topik Training | : Pengendalian Kontaminasi pada Industri Makanan dan Minuman |
| Link | |
| *Jumlah Peserta | |
| *Nama Peserta Yang Didaftarkan | |
Personal Data | |
| *Nama | |
| *Jabatan | |
| *Nama Perusahaan | |
| *Alamat Perusahaan | |
| *Email Perusahaan | |
| *Email Alternatif | |
| *Telepon Kantor | |
| Ekstensi | |
| *Handphone | |
| * Harus di isi | |
![]() | |
Silahkan isi form berikut sebelum melakukan chat