Rumah SakitYogyakarta

Public Training Penyusunan Manual Kebijakan dan Prosedur Akuntansi Rumah Sakit

Jadwal Training Public Training Penyusunan Manual Kebijakan dan Prosedur Akuntansi Rumah Sakit:

     

    DESKRIPSI

    Setiap institusi bertekad ingin memberikan pelayanan terbaik, citra terbaik, dan hasil terbaik bagi stakeholdernya, serta memantapkan misi institusi menjadi institusi terkemuka dan terbaik, maka setiap institusi terus-menerus mengembangkan organisasi maupun entitas di dalam semua aspek pengelolaan organisasi, tidak terkecuali bagi institusi seperti rumah sakit dan untuk bidang akuntansi dan keuangan.

    Berkembangnya suatu rumah sakit , menyebabkan pihak manajemen mengalami kesulitan dalam mengontrol transaksi-transaksi keuangan yang terjadi di rumah sakit. Pencatatan transaksi keuangan dengan menggunakan akuntansi dapat membantu mengontrol, mencatat dan melaporkan transaksi yang terjadi secara rapi dan terstruktur. Bahkan bila proses pencatatan transaksi tersebut dibantu dengan kebijakan dan prosedur akuntansi rumah sakit yang akurat sehingga dapat berlangsung lebih tepat. Sistem pencatatan transaksi berdasarkan akuntansi dengan kebijakan akuntansi inilah yang biasanya disebut dengan Accounting Procedure & Manual. Agar Sistem pencatatan akuntansi rumah sakit dapat berjalan secara efektif dan efisien, maka kebijakan dan prosedur akuntansi yang dibangun harus sesuai dengan standar akuntansi yang diterapkan oleh rumah sakit secara tepat. Adanya manual kebijakan dan prosedur akuntansi rumah sakit mampu membantu staf akuntansi rumah sakit dalam menjurnal dan melaporkan transaksi-transaksi keuangan yang terjadi secara tepat pada akun yang tepat . Tentu saja hal ini akan membantu dalam menyediakan informasi-informasi yang berguna bagi pihak manajemen rumah sakit untuk merencanakan pengembangan ke depan.

    Sistem Informasi Akuntansi Manual RS atau Standard Operating Procedure (SOP) akuntansi dibuat untuk meningkatkan akuntabilitas Rumah Sakit dan menjamin implementasi sistem dan prosedur dapat berjalan dengan baik, khususnya dalam bidang administrasi transaksi-transaksi yang berkaitan dengan keuangan.Standard Operating Procedure (SOP) ini disusun secara sistematis dalam bentuk uraian penjelasan, flowchart (bagan alur); dan formulir-formulir.

    Persaingan di industri rumah sakit yang kian kompetitif, dengan jumlah RS Swasta yang terus bertambah dan pasar yang semakin dewasa mendorong rumah sakit-rumah sakit swasta untuk terus berbenah. Kebijakan pemerintah mengenai Badan Layanan Umum/Daerah, bagi rumah sakit pemerintah/daerah merupakan tonggak baru untuk pembenahan rumah sakit dari berbagai sisi, termasuk sisi keuangan ke arah yang lebih baik. Selain itu, Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku umum di Indonesia sebentar lagi juga akan mengacu pada International Financial Reporting Standards (IFRS). Hal-hal tersebut di atas menjadi latar belakang bahwa rumah sakit,baik swasta maupun pemerintah dituntut untuk terus meng-update perkembangan mengenai manual kebijakan pedoman dan prosedur akuntansi rumah sakit sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum dan sesuai dengan tuntutan dunia usaha.

    Rumah sakit,baik swasta maupun pemerintah dituntut untuk terus meng-update perkembangan mengenai pedoman akuntansi sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum dan sesuai dengan tuntutan dunia usaha. Untuk itu,guna memberikan kemampuan untuk memahami pedoman akuntansi sesuai standar akuntansi yang berlaku umum di Indonesia, serta untuk mendukung pelaporan keuangan yang begitu intens, maka rumah sakit perlu mengambil langkah-langkah yang sungguh-sungguh baik yang dilakukan sendiri oleh manajemen rumah sakit, Salah satu tindakan yang juga dinilai oleh manajemen adalah penelaahan atas kebijakan akuntansi rumah sakit yang sudah dirasakan kurang memadai lagi sejalan dengan perkembangan-perkembangan seperti, adanya transaksi baru rumah sakit, perkembangan-perkembangan usaha rumah sakit, dan perkembangan pemikiran dan praktik akuntansi (standar akuntansi baru), dan lain sebagainya.

    Oleh karena hal-hal yang disebutkan diatas maka diperlukan suatu pelatihan bagi manajemen rumah sakit terutama untuk membantu rumah sakit dalam proses penyusunan manual kebijakan pedoman dan prosedur akuntansi rumah sakit mulai dari analisis bidang sampai dengan sosialisasi kebijakan akuntansi kepada para pengguna.

     

    TUJUAN

    1. Memahami pentingnya tersedianya kebijakan, sistem & prosedur pengelolaan keuangan, logistik & asset management rumah sakit yang memadai, comply terhadap regulasi, selaras dengan business requirement & memenuhi audit ability, sehingga mampu menunjang efektivitas pengelolaan fungsi terkait , serta memastikan pemenuhan kepatuhan & konsistensi dalam implementasinya di dalam rumah sakit.
    2. Memahami pentingnya ketersediaan dan terkontrolnya kesisteman dan prosedur yang memadai, lazim/ wajar, up to date, sesuai dengan business requirement, dan audit-ability, untuk memastikan efektivitas penyelenggaraan manajemen keuangan dan akuntansi rumah sakit.
    3. Mampu mengembangkan — sistem dan prosedur akuntansi (untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi transaksi keuangan rumah sakit).
    4. Mampu memberikan rekomendasi — kepada manajemen untuk meningkatkan kualitas sistem dan prosedur keuangan rumah sakit.
    5. Mampu memperoleh beberapa pertimbangan yang menjadi dasar dalam penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) rumah sakit seperti: Efisiensi dan efektivitas, Internal Control (kontrol internal) dan Auditability .

     

    MATERI Training Public Penyusunan Manual Kebijakan dan Prosedur Akuntansi Rumah Sakit

    1. Akuntansi Manual rumah sakit.
    2. Pedoman Akuntansi Umum rumah sakit.
    3. Prosedur Laporan rumah sakit.
    4. Memelihara dan Mendistribusikan Manual Akuntansi rumah sakit.
    5. Kebijakan Perusahaan Manual rumah sakit.
    6. Prosedur Akuntansi rumah sakit.
    7. Kartu Akuntansi Manual rumah sakit.
    8. Kontrol Akuntansi Manual rumah sakit.
    9. Properti Akuntansi Manual rumah sakit.
    10. Formulir Kebijakan Prosedur Akuntansi Manual rumah sakit.
    11. Document Management Kebijakan Akuntansi Manual rumah sakit
    12. User Manual (Contoh kebijakan dan prosdur akuntansi perusahaan

     

    TRAINING METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

     

    FACILITY

    Training Kit

    Handout

    Certificate

    Lunch + 2 X Coffee Break

    Souvenir

    PickUp Participant

     

    TRAINING FEE for Public Penyusunan Manual Kebijakan dan Prosedur Akuntansi Rumah Sakit

    Rp 5.000.000,00/peserta ( 3 – 5 Orang ) Non Recidential

    Rp 5.500.000,00/peserta ( 1 – 2 Orang ) Non Recidential

    Form Pre-Registrasi

    Data Materi Training

    Topik Training : Public Training Penyusunan Manual Kebijakan dan Prosedur Akuntansi Rumah Sakit
    Link
    *Jumlah Peserta Estimasi Jumlah Peserta yang di ajukan
    *Nama Peserta Yang Didaftarkan

    Personal Data

    *Nama
    *Jabatan Jabatan/Divisi/Departement
    *Nama Perusahaan
    *Alamat Perusahaan
    *Email Perusahaan
    *Email Alternatif eg: gmail, yahoo, hotmail
    *Telepon Kantor
    Ekstensi
    *Handphone
    * Harus di isi
    Tags
    , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

    Related Articles

    *Semua jadwal training yang ada di Training SDM adalah milik dari masing-masing vendor penyelenggara training.
    Close