Mei 2017TaxationYogyakarta

Transfer Pricing

Jadwal Training Transfer Pricing:

    DESCRIPTION

    Pada tahun 2015, DJP semakin intensif melakukan pemeriksaan transfer pricing baik dalam pemeriksaan atas SPT PPh Badan Lebih Bayar maupun dalam pemeriksaan khusus transfer pricing terhadap wajib pajak-wajib pajak terpilih. Praktik transfer pricing yang sudah jamak dilakukan dalam suatu grup perusahaan multinasional dan grup konglomerasi dapat menimbulkan resiko terjadinya pajak berganda yang akan menggerus profit perusahaan secara signifikan. Pemahaman yang mendalam tentang praktik transfer pricing yang sesuai dengan regulasi perpajakan Indonesia sangat diperlukan untuk menghindari terjadinya transfer mis-pricing yang beresiko menimbulkan pajak berganda akibat koreksi transfer pricing oleh DJP. Indonesia yang terlibat aktif dalam proyek OECD dalam mengatasi praktik-praktik “Base Erosion and Profit Shifting (BEPS)” akan segera mengadopsi OECD Action Plan No. 13 dalam Peraturan Menteri Keuangan yang mengatur tentang Dokumentasi Transfer Pricing. Wajib Pajak perlu mengetahui dampak adopsi OECD Action Plan No. 13  tersebut terhadap praktik dan kebijakan transfer pricing wajib pajak saat ini, yang di antaranya berupa keharusan untuk membuat dokumentasi transfer pricing kontemporer (contemporaneous transfer pricing documentation).

     

    OBJECTIVES

    1. Memahami konsep dan elemen-elemen arm’s length principle dalam transfer pricing termasuk interpretasi konsep tersebut di Indonesia
    2. Mampu melakukan analisa terhadap berbagai metode transfer pricing dan memilih metode transfer pricing yang paling tepat
    3. Memahami arti penting dan strategis dokumentasi transfer pricing yang terartikulasi dengan baik (Rationale Arguably Position) dalam pengelolaan resiko pajak
    4. Memahami pentingnya dokumentasi transfer pricing kontemporer dalam pengelolaan resiko transfer pricing
    5. Mengetahui bagaimana dokumentasi transfer pricing kontemporer disusun
    6. Mampu mengelola resiko dan sengketa transfer pricing dengan baik dan tepat

     

    COURSE OUTLINE

    1. Overview regulasi transfer pricing dan pemeriksaan transfer pricing di Indonesia
    2. Metode, tujuan, prinsip-prinsip dasar dalam aplikasi arm’s lenght principle dan formulir-formulir yang digunakan dalam pemeriksaan transfer pricing
    3. Praktik-praktik terkini koreksi transfer pricing yang dilakukan oleh DJP
    4. Bagaimana memilih metode transfer pricing yang tepat sesuai dengan kondisi wajib pajak (kondisi praktik dan lingkungan bisnis wajib pajak maupun kondisi dukungan data yang dibutuhkan untuk aplikasi suatu metode transfer pricing)?
    5. Apa kekurangan, kelebihan dan resiko dari berbagai metode transfer pricingdalam pemeriksaan transfer pricing?
    6. Bagaimana aplikasi prinsip kewajaran dan kelaziman usaha dalam transaksi jasa intra grup, transaksi aktiva tidak berwujud dan transaksi keuangan grup perusahaan?
    7. Bagaimana menyusun dokumentasi transfer pricing yang tepat (Reasonable Arguable Position)?
    8. Apakah yang dimaksud dengan dokumentasi transfer pricing kontemporer (contemporaneous transfer pricing documentation)? Bagaimana membuatnya dan apa manfaatnya dalam pemeriksaan transfer pricing?
    9. Bagaimanakah praktik dokumentasi transfer pricing di Indonesia pasca adopsi OECD Action Plan No. 13? Apa resiko yang mungkin dihadapi wajib pajak atas aplikasi format Transfer PricingDocumentation sesuai OECD Action Plan No. 13 ini dan bagaimana memitigasinya?
    10. Strategi mengelola resiko sengketa transfer pricing dan aplikasinya dalam dokumentasi transfer pricing yang meliputi :
      • Strategi mengelola resiko sengketa transfer pricing atas transaksi barang dan jasa intra grup perusahaan dan dampaknya terhadap besarnya pajak penghasilan wajib pajak
      • Strategi mengelola resiko sengketa transfer pricing atas transaksi jasa intra grup
      • Strategi mengelola resiko sengketa transfer pricing atas transaksi aktiva tidak berwujud dan
      • Strategi mengelola resiko sengketa transfer pricing atas transaksi keuangan intra grup perusahaan
    11. Alternatif pengelolaan resiko dan penyelesaian sengketa transfer pricing melalui keberatan, banding, APA dan MAP
    12. Diskusi atas contoh kasus

     

    TRAINING METHOD

    Pre test

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Post test

    Evaluation

     

    FACILITIES

    Training Kit

    Handout

    Certificate

    1x Lunch

    2x Coffee Break

    Souvenir

     

    TRAINING FEE for Transfer Pricing

    Rp7.000.000,-/Participant/Non Residential

    (Quota Minimal 3 participant)

    Form Pre-Registrasi

    Data Materi Training

    Topik Training : Transfer Pricing
    Link
    *Jumlah Peserta Estimasi Jumlah Peserta yang di ajukan
    *Nama Peserta Yang Didaftarkan

    Personal Data

    *Nama
    *Jabatan Jabatan/Divisi/Departement
    *Nama Perusahaan
    *Alamat Perusahaan
    *Email Perusahaan
    *Email Alternatif eg: gmail, yahoo, hotmail
    *Telepon Kantor
    Ekstensi
    *Handphone
    * Harus di isi
    Tags
    , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

    Related Articles

    *Semua Silabus dan jadwal training yang ada di Training SDM adalah milik dari masing-masing vendor penyelenggara training.
    Close