Home » Behavior Based Safety (BBS) Implementation
Behavior Based Safety (BBS) Implementation
March 27, 2026
Jadwal Pelatihan Behavior Based Safety (BBS) Implementation
| Tanggal | Tempat | Kota | | 27 - 28 April 2026 | - | Yogyakarta |
Training Behavior Based Safety (BBS) Implementation
DESKRIPSI Training Behavior Based Safety (BBS) Implementation
Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek krusial dalam operasional perusahaan, khususnya di sektor industri dan manufaktur yang memiliki tingkat risiko tinggi. Meskipun sistem dan prosedur K3 telah diterapkan, faktor perilaku manusia masih menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan kerja. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih efektif dan berkelanjutan melalui penerapan Behavior Based Safety (BBS).
Program pelatihan Behavior Based Safety (BBS) Implementation yang dirancang untuk membantu perusahaan dalam membangun budaya keselamatan berbasis perilaku. Program ini berfokus pada perubahan perilaku individu dan kelompok melalui observasi, komunikasi, serta penguatan perilaku aman di lingkungan kerja.
Pelatihan ini mengintegrasikan konsep, praktik terbaik, dan studi kasus sehingga peserta dapat memahami serta mengimplementasikan BBS secara efektif untuk menurunkan angka kecelakaan kerja dan meningkatkan kinerja keselamatan perusahaan.
TUJUAN Training Behavior Based Safety (BBS) Implementation
- Memahami konsep dan prinsip dasar Behavior Based Safety (BBS)
- Mengidentifikasi perilaku tidak aman (unsafe behavior) di tempat kerja
- Melakukan observasi perilaku kerja secara sistematis
- Mengembangkan program BBS yang efektif di perusahaan
- Meningkatkan komunikasi keselamatan antar pekerja
- Mendorong perubahan perilaku menuju budaya kerja yang aman
- Mengurangi angka kecelakaan kerja melalui pendekatan perilaku
- Introduction to Behavior Based Safety (BBS)
- Konsep dasar BBS
- Sejarah dan perkembangan BBS
- Perbedaan pendekatan tradisional vs BBS
- Peran perilaku dalam kecelakaan kerja
- Safety Culture & Human Behavior
- Konsep budaya keselamatan (safety culture)
- Faktor manusia dalam K3
- Teori perilaku (ABC Model: Activator – Behavior – Consequence)
- Hubungan antara sikap, persepsi, dan perilaku
- Identifikasi Unsafe Behavior & Unsafe Condition
- Jenis perilaku tidak aman
- Teknik identifikasi hazard berbasis perilaku
- Studi kasus kecelakaan kerja
- Analisis penyebab perilaku berisiko
- Behavior Observation & Data Collection
- Teknik observasi perilaku kerja
- Pembuatan checklist observasi
- Cara mencatat dan mengelola data observasi
- Etika dalam observasi BBS
- Communication & Feedback dalam BBS
- Teknik komunikasi efektif dalam keselamatan kerja
- Memberikan feedback konstruktif
- Coaching dan counseling perilaku aman
- Membangun keterlibatan pekerja
- BBS Program Development
- Tahapan implementasi BBS
- Penentuan target dan indikator keberhasilan
- Pembentukan tim BBS
- Integrasi dengan sistem K3 perusahaan
- Reinforcement & Behavior Change
- Teknik penguatan perilaku aman (positive reinforcement)
- Strategi perubahan perilaku
- Motivasi dan engagement karyawan
- Pengembangan budaya kerja aman
- Monitoring, Evaluation & Continuous Improvement
- Pengukuran kinerja BBS
- Analisis data dan pelaporan
- Evaluasi program BBS
- Continuous improvement dalam keselamatan kerja