Online Training – Co-Firing Biomassa

Online Training – Co-Firing Biomassa

March 7, 2024

Jadwal Pelatihan Online Training – Co-Firing Biomassa

TanggalTempatKota
26 - 27 Maret 2024--

 

DESKRIPSI

Penggunaan bahan bakar fosil (bahan bakar minyak dan batubara) sangat dominan untuk menghasilkan energi guna memenuhi kebutuhan hidup manusia di muka bumi ini. Sampai saat ini penggunaan batubara sebagai bahan bakar pada pembangkit tenaga listrik dinilai sangat ekonomis, sehingga pemanfaatannya semakin meningkat. Untuk itu peningkatan efisiensi utilisasi bahan bakar batubara harus terus dilakukan dengan memperhatikan faktor lingkungan. Di sisi lain minyak bumi dan batubara adalah bahan baku energi yang tidak bisa diperbarui (unrenewable). Sehingga perlu melakukan usaha konservasi dan diversifikasi sumber daya energi dengan bahan bakar yang dapat diperbaharui (renewable).

Salah satu sumber energi alternatif yang dapat diandalkan adalah biomassa, karena biomassa tersedia dalam jumlah banyak dan memenuhi syarat untuk dijadikan sebagai sumber energi yang dapat diperbaharui. Saat ini energi alternatif yang dapat disediakan dalam jangka pendek secara ekonomis dengan jumlah besar untuk menenuhi kebutuhan energi di dalam negeri adalah biomassa. Pemerintah melaksanakan program diversifikasi energi dengan meningkatkan pemanfaatan energi lain termasuk batubara, panas bumi, gas alam dan energi hidro. Bagaimanapun, biomassa yang jumlah cadangannya cukup besar merupakan energi alternatif masa depan.

Biomassa merupakan sumber energi terbarukan yang belum banyak dimanfaatkan. Pembakaran biomassa mengikuti reaksi balik (reverse reaction) dari fotosintesis sehingga dikenal sebagai CO2 neutral. Karena itu, substitusi sebagian batubara dengan biomassa diharapkan akan menurunkan emisi GRK seperti CO2 & CH4 dan gas-gas asam seperti SOx, NOx. Dibandingkan bahan bakar fosil, pembangkit listrik dengan energi dari biomassa dapat mengurangi emisi karbon. Biomassa menyerap karbon saat tumbuh, sehingga siklus hidup dari pembangkit biomassa dari mulai penanaman, konversi ke listrik dan penanaman kembali dapat menghasilkan emisi karbon yang sangat kecil.

Dalam hal ini, teknologi/sistem pembakaran dua atau lebih tipe bahan bakar padat konvensional yang berbeda secara bersamaan/simultan (teknologi co-firing) dapat menggantikan sebagian bahan bakar fosil, terutama batubara, dalam rangka melaksanakan kebijakan konservasi dan diversifikasi sumber daya energi. Co – firing tidak hanya meningkatkan penggunaan sumber energi terbarukan dan menurunkan emisi CO2, tetapi berkontribusi juga terhadap rantai siklus tanah pertanian, bahkan secara ekonomi sangat menguntungkan.

 

MATERI Training Online – Co-Firing Biomassa

  1. Pengenalan
  2. Generasi Energi
  3. Generasi Energi Co Firing
  4. Karakteristik Biomassa
  5. Keuntungan dan Kerugian Co Firing
  6. Teknologi Co Firing Biomassa
  7. Direct Co Firing
  8. Indirect Co Firing
  9. Parallel Co Firing
  10. Tantangan Menggunakan Biomassa sebagai Feedstock
Form Pre-Registrasi

Data Materi Training

Topik Training : Online Training – Co-Firing Biomassa
Link
*Jumlah Peserta
*Nama Peserta Yang Didaftarkan

Personal Data

*Nama
*Jabatan
*Nama Perusahaan
*Alamat Perusahaan
*Email Perusahaan
*Email Alternatif
*Telepon Kantor
Ekstensi
*Handphone
* Harus di isi