Quality, Efficiency, & ProductivitySurabaya

Total Productive Maintenance

Jadwal Pelatihan Total Productive Maintenance

TanggalKota
Belum ada jadwal terbaru

Instructor by: Ir. Gregorius Harjanto

 

Total Productive Maintenance (TPM) dapat mengubah secara drastis hasil yang dicapai industri, karena dapat mengoptimasikan hubungan antara operator dan peralatan pada kondisi yang tepat. Selain itu TPM dapat pula memberikan kontribusi dalam program pelestarian lingkungan dan kenyamanan bekerja. Beberapa industri di Jepang dan Amerika telah membuktikan, bagaimana TPM yang diimplementasikan dalam industrinya, telah bias memberikan efektivitas biaya yang tinggi, operasi kontinyu dalam jangka panjang dan pencegahan peniadaan kecelakaan.

Dalam kursus ini akan disajikan filosofi dari TPM secara lengkap, termasuk bagaimana mengimplementasikan program tersebut dalam industri dalam negeri. Diharapkan para peserta dapat menyerap informasi yang lengkap tentang TPM sehingga dapat menerangkan urgensi penerapan TPM dalam lingkungan kerjanya, agar didapat tingkat produktivitas yang tinggi.

 

MATERI Training Total Productive Maintenance

A. PENGANTAR SISTEM MANAJEMEN YANG BERORIENTASI PADA PERALATAN DALAM PERAWATAN PRODUKTIF PRO-AKTIF

  1. Peranan Kunci Peralatan dalam Proses Produksi di Sebuah Pabrik
  2. Revolusi Industri Baru : Inovasi Teknologi dan Nilai dari Perawatan Pencegahan (PM : Preventive Maintenance)
  3. Manajeman Industri bagi Pemanfaatan Peralatan Maksimum : Kasus Industri di Jepang
  4. Aktivitas TPM Pro-Aktif dan Peranan Sistem Manajerial dan Struktur Pekerja untuk Menyediakan Lingkungan Pekerjaan yang Baru
  5. Contoh Penerapan TPM Pro-Aktif : Industri Manufaktur Toyota
  6. Penerapan Aktivitas TPM Pro-Aktif di Industri Petrokimia, Perminyakan, dan Baja

B. PERENCANAAN DASAR TPM DAN SUBYEK IMPLEMENTASI BAGI PERMULAAN PERAWATAN PRO-AKTIF

  1. Kebutuhan-Kebutuhan TPM
  2. Aktivitas TPM Pro-Aktif untuk Meningkatkan Efisiensi Peralatan Keseluruhan
  3. Hubungan antara TPM dan Manajemen Antar Departemen Berdasarkan Elemen-Elemennya
  4. TPM dengan Tujuan Perawatan Pro-Aktif dan Proses dari Departemen Implementasi
  5. Peranan Organisasi pada Pemakaian TPM untuk Tindakan Perawatan yang Pro-Aktif

C. ANALISIS DAN DIAGNOSIS PRO-AKTIF DARI STANDAR PERAWATAN BAGI TPM DAN METODE IMPROVEMENT-NYA

  1. Prosedur Analitis dari Aktivitas Perawatan Pencegahan Terapan dan Standar Manajemen
  2. Analisis Hubungan antara Produksi (P: Production Volume) dengan Peralatan
  3. Analisis Hubungan antara Kualitas (Q: Quality) dengan Peralatan
  4. Analisis Hubungan antara Biaya (C: Cost) dengan Peralatan
  5. Analisis Hubungan antara Delivery (D: Delivery Date) dengan Peralatan
  6. Analisis Hubungan antara Faktor Keselamatan, Lingkungan, dan Polusi (SEP: Safety, Environment, Pollution) dengan Peralatan
  7. Analisis Hubungan antara Moral (M: Morale) dengan Peralatan

D. PROSEDUR DALAM PERENCANAAN DAN MANAJERIAL DARI PERAWATAN PERALATAN PRO-AKTIF

  1. Menetapkan Sistem Perawatan Pencegahan dan Tugas-Tugas Departemen Perawatan
  2. Faktor-Faktor Penting dalam Membangun Sistem Perawatan
  3. Evaluasi dan Analisis Efisiensi Peralatan dan Pengembangan Rencana Improvement
  4. Kesempatan untuk Tindakan dan Perawatan Terencana
  5. Beberapa Teknik Diagnosis Kegagalan dan Perawatan Prediktif
  6. Tindakan Improvement Keterawatan Peralatan
  7. Persiapan Manajemen Suku Cadang bagi TPM Pro-Aktif

E. TINDAKAN PERAWATAN PRO-AKTIF YANG TERMOTIVASI PRIBADI

  1. Prinsip Dasar Perawatan Pro-Aktif Termotivasi Pribadi
  2. Tingkatan Prioritas Aktivitas Perawatan Pro-Aktif Termotivasi Pribadi
  3. Pengadaan Inspeksi Pro-Aktif Harian
  4. Rencana Pelatihan untuk Tujuan Improvement Keahlian Perawatan Pro-Aktif Termotivasi Pribadi
  5. Langkah-Langkah Penting dalam Perawatan Pro-Aktif Termotivasi Pribadi

F. PENGADAAN PERAWATAN PENCEGAHAN BERDASARKAN PADA TEKNOLOGI REKAYASA PERALATAN

  1. Peranan dan Fungsi Teknologi Rekayasa Peralatan
  2. Siklus Pemanfaatan dari Rekayasa Peralatan
  3. Desain Sistem bagi Proyek Implementasi Rekayasa Peralatan
  4. Faktor Biaya Minimum dalam Proses dan Produksi
  5. Faktor Biaya Minimum dalam Perawatan Pencegahan
  6. Evaluasi dan Ringkasan Proyek secara Umum
  7. Penggambaran Aliran Material Awal dan Manajemen Informasi Perawatan Pencegahan
  8. Pengetahuan Teknologi Improvement dan Pelatihan
  9. Kebutuhan Tugas-Tugas dalam Organisasi Rekayasa

G. PROGRAM PENINGKATAN INTERFACE PELATIHAN: PERALATAN PENGETAHUAN – KEAHLIAN

  1. Ilmu Rekayasa dan Kebutuhan Keahlian untuk Peralatan
  2. Program Pelatihan
  3. Memprojosikan Pelatihan Keahlian
  4. Pelatihan Keahlian Perawatan (Handcrafted)

H. PENTINGNYA PENGUKURAN EFEKTIVITAS PERAWATAN PENCEGAHAN

  1. Faktor-faktor yang Signifikan dalam Pengukuran Efektivitas Perawatan Pencegahan
  2. Efektivitas Improvement dengan Pemakaian Perawatan Pencegahan
  3. Memilih Item untuk Mengukur dan Mengevaluasi Pengaruh dan Efek

I. TAMBAHAN-TAMBAHAN

  1. Pengantar Kehandalan
  2. Fungsi Kehandalan
  3. Umur Komponen
  4. Keputusan untuk Penggantian
  5. Keputusan untuk Inspeksi
  6. Keputusan untuk Overhaul dan Perbaikan

 

PESERTA

Maintenance Engineers, Mechanical Engineers, Service Engineers, Plant Supervisor, Supervisors, Superintendents and Managers

 

METODE TRAINING

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

 

FACILITIES

Training Kit

Handout

Certificate

Lunch

 

TRAINING FEE for Total Productive Maintenance

Rp8.000.000,- / participant / Non residential ( Non Akomodasi )

Minimal 4 Peserta Siap Jalan

Form Pre-Registrasi

Data Materi Training

Topik Training : Total Productive Maintenance
Link
*Jumlah Peserta Estimasi Jumlah Peserta yang di ajukan
*Nama Peserta Yang Didaftarkan

Personal Data

*Nama
*Jabatan Jabatan/Divisi/Departement
*Nama Perusahaan
*Alamat Perusahaan
*Email Perusahaan
*Email Alternatif eg: gmail, yahoo, hotmail
*Telepon Kantor
Ekstensi
*Handphone
* Harus di isi
Tags
, , , , , ,

Related Articles

*Semua Silabus dan jadwal training yang ada di Training SDM adalah milik dari masing-masing vendor penyelenggara training.
Close