Agustus 2017BandungDesember 2017Februari 2018Human ResourcesJuli 2017Juli 2018Legal, Corporate Law & ResponsibilityMei 2018SurabayaYogyakarta

Outsourcing, Perjanjian Kerja dan Aspek Hukum Hubungan Kerja

Jadwal Training Outsourcing, Perjanjian Kerja dan Aspek Hukum Hubungan Kerja:

    DESKRIPSI

    UU Ketenagakerjaan direncanakan akan melakukan revisi yang prosesnya sampai saat ini masih terus berlangsung. Untuk saat ini, mengenai ketentuan-ketentuan dalam ketenagakerjaan mengacu pada ketentuan perundang-undangan yang lama, yaitu UU No.13 Tahun 2003. Didalam Undang-Undang No.13 Tahun 2003 dibahas mengenai Ketenagakerjaan yang disebutkan bahwa hubungan kerja terjadi karena adanya perjanjian kerja antara pengusaha dan pekerja/buruh. Dan diperkuat lagi terbitnya Undang-Undang No.2 Tahun 2004 mengenai Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial yang memiliki dampak sangat besar dalam penanganan masalah-masalah perselisihan perburuhan di Indonesia.

    Meskipun Undang-Undang tersebut telah satu tahun terlambat untuk diimplementasikan disebabkan faktor teknis, Pemerintah, Januari 2006 lalu sudah melakukan tekadnya dalam menerapkan UU tersebut, yang sekaligus menghapuskan fungsi P4D maupun P4P yang selama ini berfungsi sebagai lembaga penyelesaian perselisihan perburuhan tingkat daerah dan pusat. Di dalam UU kedua tersebut telah diatur beberapa hal mengenai apa saja yang harus tertuang dalam perjanjian kerja, persyaratan dan konsekuensinya.

    Dimana terbagi kedalam 2 (dua) perbedaan yaitu : Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), Perjanjian Kerja Waktu Tak Tertentu (PKWTT) dan Borongan Pekerjaan (Outsourcing), Penyelesaian Hubungan Industrial dan PHK. Namun, dalam perjalanan waktu ada beberapa peraturan yang akan berubah terkait dalam perlindungan mengenai hak-hak pekerja terutama dalam mekanisme teknis pembayaran pesangon pekerja yang di PHK.

    Direncanakan peraturan tersebut akan rampung pada tahun 2007 ini dengan melakukan hearing pada pihak-pihak yang terkait dalam penentuan kebijakan tersebut. Dalam pelatihan ini akan membahas masalah perancangan konsep perjanjian, penyelesaian dalam permasalahan hubungan industrial, dan manajemen PHK.

     

    OUTLINE

    1. Outsourcing

    • Pemahaman Pengertian Outsourcing
    • Outsourcing dalam Trend Bisnis Global dan Perspektif Pengusaha
    • Syarat-syarat Penyerahan Sebagian Pelaksanaan Pekerjaan kepada perusahaan lain
    • Syarat-syarat Pekerjaan yang dapat diserahkan
    • Tata Cara Perijinan Perusahaan Penyedia Jasa Pekerja/Buruh

    2. Perjanjian Kerja (PK)

    • Dasar hukum
    • Pengertian
    • Bentuk
    • Jenis
    • Isi PK
    • Syarat pembuatan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT)
    • Akibat hukum jika syarat-syarat PKWT dilanggar

    3. Peraturan Perusahaan (PP)

    • Dasar hukum
    • Pengertian
    • Perusahaan yang diwajibkan membuat PP
    • Tata cara pembuatan
    • Isi
    • Pengesahan
    • Kewajiban pengusaha setelah PP disahkan
    • Masa berlaku

    4. Perjanjian Kerja Bersama

    • Dasar hukum
    • Pengertian
    • Syarat dan tata cara pembuatan
    • Hal-hal yang harus dimuat dalam PKB
    • Kewajiban pengusaha dan SP/SB/pekerja setelah PKB berlaku
    • Masa berlaku
    • Syarat perpanjangan atau pembaharauan
    • Perbedaan PKB dan PP

    5. Waktu Kerja dan Istirahat

    • Dasar hukum
    • Waktu kerja sehari dan seminggu
    • Waktu istirahat dan cuti
    • Hak pekerja/buruh perempuan atas istirahat hamil/melahirkan
    • Sanksi jika terjadi pelanggaran

    6. Upah Kerja Lembur

    • Dasar hukum
    • Pengertian dan ruang lingkup
    • Syarat kerja lembur
    • Kewajiban pengusaha yang mempekerjakan pekerja kerja lembur
    • Dasar perhitungan upah lembur
    • Cara perhitungan upah lembur
    • Sanksi atas pelanggaran kerja lembur

    7. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)

    • Dasar hukum
    • Pengertian dan ruang lingkup
    • PHK yang dilarang
    • Alasan PHK oleh : Pengusaha, Pekerja
    • Prosedur/mekanisme PHK
    • PHK yang tidak perlu penetapan dari PHI
    • Skorsing
    • Kompensasi akibat PHK
    • Komponen upah untuk kompensasi akibat PHK
    • Hak pekerja yang ditahan pihak berwajib
    • PHK karena usia pensiun

     

    PARTICIPANT

    HR/Personal Director, HR/Personal Manager, HR Professional, Corporate Counsel/Pengacara, Staf Legal, Perusahaan konsultan (hukum, bisnis, HR, dan tenaga kerja) serta para praktisi HR.

     

    TRAINING METHOD

    Presentation

    Discussion

    Case Study

    Evaluation

     

    FACILITIES

    Training Kit

    Handout

    Certificate

    Lunch + 2x Coffee Break

    Souvenir

    Pick Up Partcipant (Yogyakarta)

     

    TRAINING FEE for Outsourcing, Perjanjian Kerja dan Aspek Hukum Hubungan Kerja

    Rp6.500.000,-/Participant/Non Residential

    Quota minimal 3 orang peserta

    Form Pre-Registrasi

    Data Materi Training

    Topik Training : Outsourcing, Perjanjian Kerja dan Aspek Hukum Hubungan Kerja
    Link
    *Jumlah Peserta Estimasi Jumlah Peserta yang di ajukan
    *Nama Peserta Yang Didaftarkan

    Personal Data

    *Nama
    *Jabatan Jabatan/Divisi/Departement
    *Nama Perusahaan
    *Alamat Perusahaan
    *Email Perusahaan
    *Email Alternatif eg: gmail, yahoo, hotmail
    *Telepon Kantor
    Ekstensi
    *Handphone
    * Harus di isi
    Tags
    , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

    Related Articles

    Check Also

    Close
    *Semua Silabus dan jadwal training yang ada di Training SDM adalah milik dari masing-masing vendor penyelenggara training.
    Close