Finance, Accounting, Tax, Treasury, Audit & Risk ManagementYogyakarta

Akuntansi Sumber Daya Manusia


     

     

    DESKRIPSI

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kinerja keuangan (rasio profitabilitas) sebelum dan setelah menerapkan Akuntansi Sumber Daya Manusia pada PT. BPRS Mitra Harmoni Malang. Perbandingan kinerja keuangan (rasio profitabilitas) sebelum dan setelah menerapkan Akuntansi Sumber Daya Manusia dilakukan dengan metode penelitian deskriptif kuantitatif. PT. BPRS Mitra Harmoni Malang menyadari sepenuhnya peranan dominan Sumber Daya Manusia sebagai salah satu faktor utama penunjang keberhasilan usaha. Dapat dilihat adanya usaha yang dilakukan mulai dari perekrutan, seleksi, pengembangan dan pelatihan untuk menunjang kesejahteraan tenaga kerjanya. Tetapi dapat dilihat bahwa bank-bank yang ada di Indonesia termasuk PT. BPRS Mitra Harmoni Malang menetapkan sumber daya manusia sebagai beban atau biaya, bukan menetapkan menjadi aktiva. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata analisis rasio keuangan sebelum dan setelah penerapan Akuntansi Sumber Daya Manusia adalah sama (identik) yang berbanding terbalik dengan perbandingan rasio keuangan sebelum dan setelah penerapan Akuntansi Sumber Daya Manusia.

     

    Pengertian Akuntansi Sumber Daya Manusia

    Akuntansi sumber daya manusia (Human Resource Accounting) meliputi konsep sumber daya manusia sebagai aktiva, penentuan biaya yang diinvestasikan dan hubungannya dengan biaya-biaya hasil pakai, estimasi dan menyediakan ketelitian ekonomi tentang nilai sumber daya manusia dalam organisasi (Brummed, R. Lee, 1995: 2). Sedangkan menurut Andreas Lako (1995:5): Akuntansi sumber daya manusia adalah sebuah proses pengidentifikasi dan pengukuran data tentang sumber daya manusia dan pengomunikasiannya atas informasi-informasi yang termasuk di dalamnya kepada pihak-pihak yang berkepentingan).

    Berdasarkan pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa akuntansi sumber daya manusia dapat diartikan sebagai suatu proses pengukuran dan pelaporan biaya serta nilai manusia sebagai sumber daya organisasi dan pelaporan hasil-hasilnya kepada pihak yang berkepentingan. Dengan demikian pada proses akuntansi sumber daya manusia terkadang unsur pengukuran, pelaporan, data tentang manusia dan organisasi. Data tentang manusia dalam hal ini berupa biaya-biaya untuk seleksi, penerimaan, pelatihan dan pengembangan kemampuan pegawai serta informasi lainnya yang berupa tingkat pendidikan, pengalaman, usia, keadaan kesehatan dan lain sebagainya.

    Flamhotz dalam Tunggal (1994), menyebutkan bahwa akuntansi sumber daya manusia adalah “human resource accounting means accounting for people as an organizational resource” (akuntansi sumber daya manusia berarti akuntansi untuk manusia sebagai suatu sumber daya organisasi).

    Akuntansi Sumber Daya Manusia telah didefinisikan oleh Komite Akuntansi Sumber Daya Manusia dari American Accounting Association sebagai suatu proses identifikasi dan pengukuran data mengenai sumber daya manusia serta pengkomunikasian informasi ini ke pihak-pihak yang berkepentingan.

    Definisi lain dikemukakan oleh Work Institute of America (WIA) pada tahun 1978 sebagai berikut (Mathews dan Perera dalam Baridwan, 2000: 492): “Akuntansi Sumberdaya

    Manusia adalah pengembangan perspektif teoritis untuk menjelaskan sifat dan penentu nilai manusia ke dalam organisasi formal ; pengembangan metode yang valid dan dapat dipercaya untuk mengukur cost dan nilai orang pada organisasi; dan merancang sistem operasional untuk mengimplementasi metode pengukuran yang diusulkan”.

    Tujuan Akuntansi Sumber Daya Manusia

    Flamholtz dalam Tunggal (1994), menyatakan bahwa tujuan dari penerapan akuntansi sumber daya manusia adalah :

    1. Menyediakan kerangka kerja untuk membantu manajer dalam menggunakan sumber daya manusia secara efektif dan efisien.

    2. Menyediakan informasi yang dibutuhkan bagi user dalam memperoleh, mengembangkan, menempatkan, mengkonversi, menggunakan, mengevaluasi dan menghargai sumber daya manusia.

    3. Menyediakan alat ukur biaya (cost) dan nilai (value) dari manusia bagi organisasi untuk digunakan dalam pengambilan keputusan.

    4. Memotivasi manajer untuk menghargai segala akibat dari pengambilan keputusan usaha atas sumber daya manusia (human resource).

    Tunggal (1994) menyebutkan bahwa fungsi akuntansi sumber daya manusia secara keseluruhan yaitu :

    1. Akuntansi sumber daya manusia merupakan suatu cara berfikir mengenai manajemen dari sumber daya manusia suatu organisasi paradigma ini didasarkan pada pemikiran bahwa manusia merupakan sumber daya organisasi yang mempunyai nilai.

    2. Akuntansi sumber daya manusia merupakan sistem yang memberi manajemen informasi yang diperlukan untuk mengelola sumber daya manusia secara efektif dan efisien.

    Tujuan Perlakuan Akuntansi Sumber Daya Manusia menurut Brummet, (R. Lee, 1995: 12), ditujukan :

    a. Informasi Kuantitatif

    Mampu meningkatkan manfaat laporan keuangan karena memberikan informasi kuantitatif atas sumber daya manusia bagi pemakainya yang bervariasi misalnya manajemen dan investor dalam pengambilan keputusan.

    b. Metode penelitian

    Untuk memberikan metode penilaian terhadap utilisasi sumber daya manusia.

    c. Teori dan Model

    Untuk memberikan suatu teori dari variabel-variabel yang relevan untuk menjelaskan nilai manusia terhadap organisasi formal, untuk mengidentifikasi variabel-variabel yang relevan, dan untuk mengembangkan model yang ideal untuk pengelolaan sumber daya manusia.

     

    FASILITAS

    Training Kit, Flash disc, Handout, Certificate, Lunch, 2 X Coffee Break, Souvenir

     

     

    TRAINING METHOD

     

    Presentation

     

    Case Study

     

    Evaluation

     

    Discussion

     

    PLACE

    2013 Jogjakarta Plaza Hotel, Yogyakarta

     

    TRAINING FEE for Akuntansi Sumber Daya Manusia

    Rp. 5.000.000,-/Participant/Non-Residential

     

     

    Form Pre-Registrasi

    Data Materi Training

    Topik Training : Akuntansi Sumber Daya Manusia
    Link
    *Jumlah Peserta Estimasi Jumlah Peserta yang di ajukan
    *Nama Peserta Yang Didaftarkan

    Personal Data

    *Nama
    *Jabatan Jabatan/Divisi/Departement
    *Nama Perusahaan
    *Alamat Perusahaan
    *Email Perusahaan
    *Email Alternatif eg: gmail, yahoo, hotmail
    *Telepon Kantor
    Ekstensi
    *Handphone
    * Harus di isi
    Tags
    ,

    Related Articles

    *Semua jadwal training yang ada di Training SDM adalah milik dari masing-masing vendor penyelenggara training.
    Close