Health & Safety at WorkHSEMaret 2019Yogyakarta

Behaviour Based Safety

Jadwal Training Behaviour Based Safety:
  • 13 - 15 Maret 2019, Prime Plaza Hotel, Yogyakarta

DESKRIPSI

Banyak perusahaan industri/manufaktur yang sudah lama menjalankan program K3, namun angka kecelakaan kerja masih tinggi dan berflutuasi. Angka statistik kecelakaan kerja tidak dapat ditekan hingga mencapai nihil kecelakaan (zero accident). Bahkan, hampir semua karyawan merasakan bahwa, K3 itu menghambat jalannya mata rantai produksi. Para manajer dan supervisor percaya bahwa Program K3 tidak mempunyai nilai tambah (added value) bagi dirinya maupun perusahaan. Mental melakukan tugas apa adanya “check box mentality” tumbuh subur di setiap lini organisasi perusahaan.

Penelitian angka statistik menunjukkan bahwa 96% dari semua kecelakaan kerja disebabkan karena faktor perilaku manusia. Pekerja adalah manusia yang cenderung mempunyai sifat ceroboh, lalai, sering mengambil jalan pintas (shortcut), tidak mematuhi standar prosedur operasi. Ini semua merupakan paradigma gunung es (Iceberg Paradigm), yang sering disebut sebagai perilaku tidak aman. Perilaku aman dan tidak aman dari seorang pekerja tidak pernah dianalisa, bahkan tidak pernah dilaporkan sama sekali. Kalaupun ada sistem pelaporannya, akan cenderung mengarah pada suasana saling menyalahkan satu dengan yang lain (blame culture). Padahal, menurut analisa paradigma gunung es (Iceberg Paradigm), tidak ada perbedaan antara perilaku tidak aman dengan kecelakaan kerja (accident). Keduanya sama-sama “berwujud” sebagai “gunung es”. Bagaimana caranya agar gunung es tersebut mengecil dan mencair? Perlu adanya suatu komitmen dari semua manajemen dan pekerja, tentang perlunya menghangatkan suasana K3 diorganisasi perusahaan, agar tidak terjadi gunung es yang berkelanjutan, melalui program yang disebut “Behavioural Based Safety”.

Program “Behaviour Based Safety” ini akan dikelola oleh para pimpinan perusahaan, semua manajer dan supervisor dari perusahaan tersebut. Agar mereka cakap dan handal untuk mengelolanya, maka perlu adanya suatu pelatihan yang dikemas khusus untuk memenuhi kultur K3 yang diinginkan. Pada saat training nanti, mereka akan dibekali teknik metoda baru untuk melakukan percakapan yang berkualitas “quality conversation” tentang K3.  Metoda baru ini, sangat dikenal di banyak industri maju yang sudah mencapai nihil kecelakaan kerja, dengan pendekatan iklim K3 yang kondusif “postive safety climate”. Diharapkan setelah selesai pelatihan, para pimpinan perusahaan, manajer dan supervisor akan mempunyai “mind-set” yang berubah dari sebelumnya, disamping program “Behaviour Based Safety” (BBS) yang harus dikelola dari hari ke hari.

 

PURPOSE

  1. Peserta mampu melakukan identifikasi tentang perilaku aman dan tidak aman
  2. Peserta mampu melatih dan meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami konsep dan strategi implementasi behaviour based safety (BBS) dalam perusahaan secara sistematis dan komprehensif
  3. Peserta mampu menjalankan program kerja K3 secara maksimal dan mampu untuk melakukan implementasi behavior based safety (BBS)diperusahaan melalui pendekatan-pendekatan yang efektif
  4. Peserta mampu memahami manfaat komunikasi efektif
  5. Peserta mampu memahami pengetahuan dan tehnik dasar untuk menggerakan perilaku beresiko ke selamat

 

OUTLINE MATERI Training Behaviour Based Safety

  • Pengenalan Prinsip-prinsip Dasar Manajemen Pengendalian Rugi (Basic Principles of Loss Control Management)
  • Jenis-jenis Bahaya Potensial di Tempat Kerja dan Cara Pengendaliannya (Potential Hazards at Workplace and Hazards Control)
  • Konsep Kecelakaan Kerja dan Penyebab Kecelakaan
  • Perilaku Selamat vs Perilaku Berisiko (Safe-Behavior vs at Risk-Behavior)
  • Hierarchy of Control
  • Definisi/Pengertian dari Perilaku (Behavior), Safe-Behavior, at Risk-Behavior, Jenis-jenis Perilaku, Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Pekerja
  • Hambatan-hambatan Orang Mau Bekerja dengan Selamat
  • Tofs, Asa, Stop and Care Plus
  • Mengembangkan Panduan Analisa Perilaku
  • Development of Critical Behavioral Checklist
  • Observation Methodology/Pengamatan (Abc Analysis)
  • Communication Skills
  • Coaching Skills
  • Penerapan Teori Pengondisian Operan Skinner
  • Aplikasi Soon/Certain/Positive (Sc+)
  • Statistical Analysis of Observation Data
  • ABC Analysis atau Analisa ABC (Antecedents, Behavior, Consequences)
  • Behavior Based Safety Process Implementation Models

 

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

 

FACILITY

Training Kit

Handout

Certificate

Lunch + 2x Coffee Break

Souvenir

Pick Up Participants (Yogyakarta)

 

TRAINING FEE for Behaviour Based Safety

Rp6.500.000,-/Peserta/Non Recidential

Form Pre-Registrasi

Data Materi Training

Topik Training : Behaviour Based Safety
Link
*Jumlah Peserta Estimasi Jumlah Peserta yang di ajukan
*Nama Peserta Yang Didaftarkan

Personal Data

*Nama
*Jabatan Jabatan/Divisi/Departement
*Nama Perusahaan
*Alamat Perusahaan
*Email Perusahaan
*Email Alternatif eg: gmail, yahoo, hotmail
*Telepon Kantor
Ekstensi
*Handphone
* Harus di isi
Tags
, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Related Articles

*Semua jadwal training yang ada di Training SDM adalah milik dari masing-masing vendor penyelenggara training.
Close